Tampilkan postingan dengan label Alhadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alhadits. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Februari 2014

Hadits Pendidikan Sosial

HADIST PENDIDIKAN SOSIAL
 A.                ADAB BERTETANGGA
Tetangga adalah orang yang rumahnya berdekatan denganrumah kita. Dalam pergaulan sehari-hari tidak dapat dipungkiri bahwa tetangga mempunyai peranan yang sangat besar. Peranan tetangga sangat jelas terasa ketika kita memerlukan bantuan yang tiba-tiba dan mendesak. Misalnya apabila terjadi kebakaran, kematian dll.
Adapun diantara beberapa hadist tentang adab  bertetangga, antara lain:
1.
عن ابن عمروعائشةرضىالله عنهماقال: قال رسول الله ص.م : مازال جبريل
يو صيني بالجارحتى ظننت انه سيورثه (متفق عليه)
“Dari Ibnu Umar dan Aisyah r.a., berkata: Rasulullah SAW bersabda:”Berulang kali Jibril berpesan kepadaku supaya aku berbuat baik terhadap tetangga sehingga aku mengira bahwa ia (tetangga) akan diberi hak waris.”
Kandungan hadist diatas bahwasanya antara tetangga satu terhadap tetangga yang lain saling memiliki hak-hak dan kewajiban-kewajiban. Islam menekankan supaya apa yang menjadi haknya satu pihak dipenuhi oleh pihak yang lain. Masalah ini dipandang penting oleh Islam, bahkan sampai-sampai Nabi mengira antara tetangga satu dan lainnya akan mewarisi.
2.
وعن أبى ذرضىالله عنه قال: قال رسول الله ص.م :
يا أبا ذر إذا طبخت مرقة فأكثرماءهاوتعاهد جيرانك(رواه مسلم)
 وفي رواية له عن أبى ذر قال: إن خليلى ص.م أوصانى:
إذا طبخت مرقا فأكثر ماءه ثم انظر الى اهل بيت من جيرا نك فاْصبهم منها بمعروف.
“Dari Abu Dzar r.a., berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Hai Abu Dzar, kalau engkau memasak kuah maka perbanyaklah airnya dan perhatikanlah tetangga-tetanggamu.” (HR. Muslim). Dalam riwayat lain bagi Muslim (berbunyi):Abi Dzar berkata: sahabat karibku SAW. Berpesan kepadaku (demikian):”Hai Abi Dzar, apabila engkau memasak kuah maka perbanyaklah airnya kemudian perhatikan tetangga dekatmu, yakni berikanlah mereka selayaknya.”
Kandungan hadistnya adalah disamping Islam menggariskan hak-hak dan kewajiban antara satu tetangga dengan tetangga lain, masing-masing diantara mereka itu hendaknya melakukan hal-hal yang kiranya akan saling mengokohkan kecintaan dan persaudaraan.
Sebagaimana hadist ini, bahwa Rasulullah menganjurkan krpada sahabatnya, supaya memperhatikan tetangga-tetangganya dalam segal hal. Misalkan kalau memasak kuah, hendaknya diperbanyak airnya, barang kali ada diantara mereka yang tak sempat membuat kuah, sehingga dapat diberikan kepada yang memerlukannya.
3.
عن أبي شريخ الخزاعى رضى الله عنه : أن النبى س.م. قال: من كان يؤمن با لله والآخر فليحسن إلى جاره. ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه. ومن كان يؤ من بالله واليوم الآخر فليقل خيرا او ليسكت.(رواه مسلم بهذاللفظ وروى البخارى بعضه)
“Dari Abu Syuraih al-Khuza’i r.a. Sesungguhnya Nabi SAW bersabda: “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir maka berbuat baik (ihsan) kepada tetangganya, barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia menghormati tamunya dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir maka hendaklah ia berkata-kata baik atau diamlah.(HR.Muslim)

Penjelasan dari hadist ini adalah bahwa islam memerintahkan agar kita senantiasa berbuat baik kepada tetangga.
Berbuat baik kepada tetangga itu meliputi dua segi: pertama, tidak mengganggunya dan menyakitinya; kedua: bebuat hal-hal yang bermanfaat bagi tetangganya, membantu kebutuhanya atau meringankan bebanya.
Dalam hadits yang lain Nabi SAW bersabda tentang cara berbuat baik kepada tetangga antara lain:
  1. Jika ia pinjam kepadamu, maka pinjamilah.
  2. Jika ia minta pertolongan, maka tolonglah.
  3. Jika ia sakit maka kunjungilah.
  4. Jilka ia membutuhkan apa-apa berilah.
  5. Jika ia fakir maka bantulah.
  6. Jika ia mendapatkan kesenangan, ucapkanlah selamat kepadanya.
  7. Jika ia tertimpa musibah.
  8. Jika ia meninggal dunia ikutilah jenazahnya.
  9. Janganlah rumah mereka engkau tutup dengan bangunan kita, sehingga mereka terhalang mendapatkan udara, kecuali dengan izinya.
  10. Janganlah mengganggu mereka dengan bau masakan kita kecuali kalau kita memberi sekedarnya kepada mereka.
  11. Jika engkau membeli buah-buahan hadiahilah mereka, kalau hal itu tidak engkau lakukan maka bawalah masuk ke dalam rumah dengan cara rahasia dan janganlah anakmu membawanya keluar rumah yang menyebabkan anak tetangga itu menginginkanya.
Kemudian dalam hal urutan man yang harus didahulukan, maka tetangga yang rumahnya lebih dekat itulah yang harus didahulukan jika hendak memberikan sesuatu ataupun memberikan bantuan. Hal tersebut telah dijelaskan pada surat An- Nisa’ ayat 36, yang artinya:
“Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan suatu apapun, berbuat baiklah kepada orang tua, sanak kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.”
 B.                 SILATURRAHMI
Menurut jumhur ulama’ pada dasarnya hukum bersilaturrahmi adalah wajib, dan sebaliknya memutus silaturrahmi adalah dosa besar. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk memlihara hubungan silaturrahmi antara lain: Saling mengunjungi, saling membantu, saling menolong, bermusyawarah jika terjadi masalah dan saling memahami keadaan masing-masing.
Beberapa hadits yang menunjukan perintah untuk bersilaturrahmi antara lain:
1.
وعنه (أبى هريرة) أيضا رضى الله عنه : أن رسول الله ص.م. قال :
من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه, ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر
 فليصل رحمه, ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا او ليصمت. (متفق عليه)
“Abu Hurairah juga meriwayatkan bahwa Rosulullah SAW bersabda: “Siapa yang (menyatakan) telah beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah menghormati tamunya dan siapa yang telah (menyatakan) beriman kepada Allah dan hari akhir,  maka hendaklah bersilaturrahmi, dan siapa yang telah (menyatakan) beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah berkata-kata yang baik, atau diam.”
Dari hadist ini dapat kita ambil beberapa pelajaran sebagai berikut ini:
  1. Menyambung kekeluargaan adalah suatu kewajiban agama, baik dengan keluarga dekat maupun keluarga jauh.
  2. Berbicara dengan baik, sopan dan lemah lembut adalah kepribadian seorang mukmin.
  3. Sebelum melontarkan suatu perkataan, hendaklah dipikirkan lebih dahulu kemungkinan akibatnya.
  1. 4.      Disebutkannya dalam hadist ini “beriman kepada hari akhir” sesudah beriman kepada Allah, menunjukkan kuatnya pengaruh iman kepada hari akhir itu kebaikan sikap, ucapan, tingkah laku.
2.
وعنه قال : قال رسول لله ص.م. : إن الله تعالى خلق الخلق حتى إذافرغ منهم قامت الراحم فقالت : هذا مقام العائذبك من القطيعة, قال :نعم, أما ترضين أن أصل من وصلك وأقطع من قطعك؟ قالت : بلى, قال: فذ لك لك, ثم قال رسول الله ص.م.: إقرؤا إن شئتم ” فهل عسيتم إن توليتم. أن تفسدوا فى الأرض وتقطعوا أرحامكم. اولئك الذين لعنهم الله فأصمهم واعمى أبصارهم. (متفق عليه) وفى رواية للبخارى : فقال الله تعالى : من وصلك وصلته, ومن قطعك قطعت.
“Abu Hurairoh juga meriwayatkan, bahwa Rasululah SAW bersabda:”Sesungguhnya Allah telah mencipta makhluk, sehinga apabila ciptaan antara meraka itu telah sempurna, lalu rahim(tali perhubungan) bangkit seraya berucap”Inikah tempat peminta perlindungan kepada- Mu dari pemutus itu?Allah menjawab: Ya,sukakah engkau jika Aku akan menyambung (hubungan)dengan engkau, dan Akupun akan memutus (hubungan)dengan orang yang memutuskan hubungan dengan engkau?Rahim itu menjawab: Ya, aku suka.Lalu jawab Allah:”Itulah hakmu.”Selanjutnya Rasululloh SAW bersabda:”Bacalah ayat ini jika kalian suka.Apakah sekiranya kamu telah berkuasa,lalu kamuakan membuat kerusakan di permukan bumi dan memutus-mutus hubungan dengan keluarga kamu?Mereka itulah orang-orang yang dilaknat Allah, yaitu Allah tulikan mereka dan butakan mereka.(HR.Bukhari Muslim).Dan dalam sebuahh riwayat oleh Bukhri,disebutkan:Allah berfirman (dalam hadisqudsi itu) :”Siapa yang menyambung hubungan dengan engkau, maka Aku akan menyambung hubungan dengannya, dan siapa yang memutuskan hubungan dengan engkau, maka Aku akan memutuskan hubungan dengannya.”
Pelajaran yang bisa diambil dari hadist ini adalah bahwa bersilaturrahmi adalah suatu fitrah manusia, dan siapa yang memutuskan silaturrahmi berarti melanggar fitrahnya manusia sendiri yang pada gilirannya akan berakibat buruk bagi yang bersangkutan dan masyarakat pada umumnya.
Adapun yang dimaksud Allah menyambungnya karena sambungan/ hubungan yang dilakukan oleh rahim itu adalah menghubungkan kebaikan kepadanya serta mewujudkan keinginan dan kemauan yang baik dalam hidup ini. Sebaliknya yang dimaksud akan memutuskan itu adalah keterhalangan keinginan. Keinginan serta diputuskannya jalan dalam menempuh kehidupan ini.
Hal ini berdasarkan firman Allah dalam Q.S. Muhammad ayat 22 dan 23 bahwa bukti-bukti pemutusan Allah itu berupa dijauhkannya orang tersebut dari hidayah dan dipalingkannya dari iman, untuk menghadapi siksaan dunia dan akhirat.
3.
وعن أنس رضى الله عنه: أن رسول الله ص.م. قال: من أحب أن يبسط له فى رزقه
 وينسأله فى أثره فليصل رحمه.(متفق عليه)
“Dari Anas r.a diriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW. Bersabda:”Siapa yang merasa senang diluaskannya rezekinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah dia suka bersilaturrahmi”.”(HR. Bukhari Muslim)
Penjelasan Hadist:
Bersilaturrahmi adalah salah satu upaya untuk melimpahkan rezeki namun harus didasari dengan keikhlasan dan niat hanya karena Allah semata. Banyak orang mengeluh atas kemiskinan yang menimpanya, maka cobalah untuk introspeksi diri bagaimanakah selama ini silaturrahminya dengan keluarga dan sanak saudaranya, karena manfaat dari silaturrahmi sendiri selain memanjangkan umur adalah untuk melimpahkan rezeki. Namun perlu diketahui bahwa semua kebaikan yang diberikan untuk saudaranya tanpa mengharap imbalan yang akan didapat kecuali hanya niat ikhlas karena Allah. Disamping itu juga manfaat dari seringnya silaturrahmi adalah akan memperoleh barokah dan terhindar dari musibah dan bencana yang mengerikan karena telah melaksanakan perintah Allah dengan ikhlas tanpa mengharap imbalan apapun. Hal ini juga dipertegas dalam Al-Qur’an surat Al-Fajr ayat 15-20.
Silaturrahmi dapat berupa pemberian hadiah, surat, maupun santunan bagi anak yang memerlukannya. Semisal: anak yatim dan fakir miskin. Sedangkan barokah adalah suatu kebaikan yang datangnya dari Allah, dan orang yang mendapat barokah adalah orang yang baik, baik dalam keadaan senang maupun susah dan itu semua akan didapat karena suka bersilaturrahmi.
Pelajaran dari hadist:
  1. Hadist ini menunjukkan betapa pentingnya masalah silaturrahmi itu, baik antar keluarga maupun handai taulan serta masyarakat luas.
  2. Islam selalu memperkuat unsur yang dapat memperkokoh hubungan kekeluargaan.
  3. Urusan kaum muslimin pada umumnya harus pula diperhatikan. Atau dengan kata lain “Kepentingan kaum muslimin pada umumnya haruslah lebih diutamakan daripada kepentingan pribadi.”

Sabtu, 22 Februari 2014

Hadits Tentang Ketentraman Jiwa

Hadits-Hadits Yang Menentramkan Jiwa

BERSUJUD HANYA KEPADANYA

  • Sesungguhnya Allah menerima pertobatan hambaNya selama nyawa belum sampai ketenggorokan.(HR.Ahmad) 


  • Paling dekat seorang hamba kepada Rabbnya ialah ketika ia bersujud.(HR.Muslim) 


  • Apabila Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menemui suatu kesulitan, maka beliau segera mengerjakan sholat.(HR.Abu Dawud) 
  • Dari Ummu Farah ra, ia berkata  Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam ditanya,”amal apakah yang paling utama?” Beliau menjawab,”Shalat pada awal waktunya”(HR.Abu Dawud) 
  • Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda,” jika kamu melihat seseorang terbiasa pergi kemesjid, maka saksikanlah bahwa dia beriman.”(HR.Ahmad dan At- Tirmidzi) 
  • Pahala manusia paling besar dalam hal sholat adalah manusia yang tempat tinggalnya jauh dari masjid, namun tetap mendatanginya.(HR.Muslim)


  • Dari Umar Bin Khatab ra,” Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, bersabda” Sesungguhnya Allah sangat kagum terhadap shalat berjamaah.”(HR.Akhmad)


  • Barang siapa yang meningglkan shalat jumat  tanpa satu alasan, maka Allah akan mengunci hatinya.(HR.Bukhari)


  • Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih dilautan.(HR.Tirmidzi)


  • Laksanakanlah kewajibanmu dan mohonlah kepada Allah yang menjadi hakmu. .(HR.Muslim)


  • Berdoalah kamu sekalian kepada Allah dengan perasaan yakin akan dikabulkannya doamu (HR.Tirmidzi)


  • Sesungguhnya dikalangan hamba-hamba Allah ada orang yang apabila memohonkan sesuatu maka Allah akan menerimanya.(HR.Bukhari-Muslim)
  • Akan dikabulkan doa diantara kamu, selama ia tidak terburu-buru berkata,” aku sudah berdoa, tetapi doaku belum dikabulkan.”(HR.Musliim)
  • Ambillah kesempatan berdoa ketika hatimu dalam keadaan lemah lembut, karena itu adalah rahmat.(HR.AlDailami)
  • Doa yang tidak akan ditolak adalah doa pada saat adzan dan iqomah.(HR.Abu Dawud dan Tirmidzi) 
  • Doa adalah senjata kaum muslimin,tiang/pilar agama dan cahaya langit dan bumi(H.Abu Ya’la) 
  • Barang siapa yang mendoakan kebaikan kepada orang yang telah mendzoliminya maka dia telah memperoleh kemenangan.(HR.Tirmidzi dan Asy-syihab) 
  • Barang siapa yang doanya ingin terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya, hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain.(HR.Ahmad) 
  • Takutlah kepada doa-doa orang yang teraniaya, sebab tidak ada hijab diantaranya dengan Allah (untuk mengabulkan).(Shahih Muslim) 
  • Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: ”Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada Manusia, dekat kepada Surga.”(Shahih Muslim) 
  • Kunci surga adalah shalat, sedangkan kunci shalat adalah bersuci.(HR.Ahmad)
  • Berpuasa dan membaca alqur’an akan memberikan syafaat/pertolongan kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak.(HR.Ahmad)
  • Apabila seseorang ingin berdialog dengan Rabbnya, maka hendaklah ia membaca Alqur’an.(HR.Ad-dailami dan Al- Baihaqi)
  • Barang siapa membaca Alqur’an 1 huruf, maka baginya 1 pahala. Dan 1 pahala sama dengan 10 kali lipat.(HR.Tirmidzi)
  • Ummatku akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan dan kakinya berkilauan dari bekas wudhu.(HR.Ahmad, Bukhari, dan Muslim)
  • Tidak ada yang bertambah bagi seorang hamba kecuali ketinggian/ derajad. Karena itu tawadhulah, niscaya Allah akan meninggikan derajadmu.(Al-Hadist)
  • Ya...Allah bantulah aku untuk mengingat Engkau dan banyak bersyukur kepadaMu, dan beribadah kepadaMu dengan baik.(HR.Annasa’i)
  • Sepagi sepetang dijalan Allah adalah lebih baik dari dunia dan seisinya.(HR.Bukhari-Muslim)
  • Barang siapa yang beribadah kepadaKu, dengan sepenuh hati, aku perintahkan dunia untuk melayaninya.(Hadist Kudsi)
  • Barang siapa yang menegakkan sunnahku dizaman rusaknya ummatku baginya pahala 100 orang mati syahid.”Al-Hadist)
  • Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, perna bersabda,”Iman meliputi lebih dari 60 cabang atau bagian. Dan Al haya’(rasa malu) adalah 1 cabang dari iman.” (HR.Bukhari)
  • Sesungguhnya pengobatan dengan mantera-mantera, kalung, gelang penangkal sihir, dan guna-guna adalah syirik.(HR. Ibnu Majah)


INDAHNYA SILATURRAHIM 

  • Ada dua kaki yang sangat disukai Allah, yaitu kaki yang dilangkahkan untuk menunaikan shalat fardhu dan kaki yang dilangkahkan untuk silaturrahim.(Al-Hadist)
  • Barang siapa yang dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menghubungkan tali kekerabatan.(HR.Bukhari)
  • Tak beriman kepadaku orang yang hidup sangat kenyang, sedangkan tetangganya kelaparan disampingnya dan ia tahu. (HR. Ath-Thabrani)
  • Barang siapa memberi dan menolak karena  Allah, dan menikah karena Allah, maka sempurnalah imannya.(HR. ABU DAWUD)
  • Jauhilah hasud/ Dengki, karena hasud itu kan memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar. (HR. Abu Dawud)
  • Allah SWT tidak akan memandang / memperhatikan seorang wanita yang tidak bersyukur terhadap suaminya. HR. Al-Hakim)
  • Barang siapa mengutamakan kecintaan kepada Allah atas kecintaan manusia, maka Allah akan melindunginya dari beban gangguan manusia.(HR. Ad-Dailami)
  • Siapa yang menutup aib seorang muslim niscaya Allah akan menutup aibnya didunia dan kelak diakherat. ( Al-Hadist)
  • Siapa yang memudhkan seseorang dalam kesulitan, niscaya Allah akan memudahkannya didunia dan akherat.(Al-Hadist)
  • Mencaci maki seorang mukmin adalah suatu kejahatan,dan memeranginya adlah suatu kekufuran.(HR. Muslim)
  • Muslim sejati adalah yang tidak pernah menggunkan lisan dan tangannya untuk menyakiti sesama muslim.(HR. Bukhari dan Muslim)
  • Hasut itu memakan kebaikan seperti api memakan kayu.(Al-Hadist)
  • Tidaklah halal bagi seseorang islam untuk menjauhi saudaranya selama tiga hari.(Al-Hadist)
  • Siapapun wanita yang meninggal dan suaminya ridho kepadanya, maka ia akan masuk surga.(HR.Ibnu Majah-Ath Tirmidzi)
  • Sambunglah tali silaturrahim kalian, sesungguhnya tiada sebuah pahala pun yang akan disegerakan ( pemberiannya) dibanding dengan pahala menyambung tali silaturrahiim(Shahih at-Targhib)
  • Seorang mukmin dengan mukmin yang lain laksana rumah batu, yang satu menguatkan yang lain.(Al-Hadist)
  • Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita solehah.”(Hr. Muslim)
  • Rasullulah bersabda: “Siapapun yang bisa menjaga lidah dan kemaluannya, aku jamin ia akan masuk surga.”(HR. Sahl Ibn Sa’d)
  • Barang siapa yang mencegah terbukanya aib saudaranya niscaya Allah akan mencegah wajahnya dari api neraka pada hari kiamat nanti(HR.Tirmidzi)
  • Jika Allah hendak menghancurkn suatu kaum(negeri), maka terlebih dahulu dilepaskannya rasa malu dari kaum itu.(HR.Bukhari-Muslim)
  • Sayangilah yang diatas muka bumi, niscaya yang diatas langitpun akan menyayangi kita. (HR.Tirmidzi)
  • Orang-orang yang penyayang niscaya akan disayangi pula oleh Ar-Rahman(Allah). HR.Tirmidzi)
  • Talak/ perceraian adalah suatu yang halal yang paling dibenci Allah(HR.Abu dawud dan Akhmad)
  • Cukuplah seseorang dikatakan jahat jika ia menghina saudara sesama muslim. (HR.Muslim)
  • Alangkah baiknya orang yang sibuk meneliti aib sendiri dengan tidak mengurusi aib orang lain. (HR.Muslim)
  • Barang siapa memaafkan saat ia mampu membalas, maka Allah akan memberinya maaf pada hari kesulitan. (HR.Ath-Thabrani)
  • Jangan sekali-kali kamu menganggap remeh kebajikan meski kelihatnnya tidak berharga, yaitu seperti ketika kamu menyambut temanmu dengan menampakkan wajah yang berseri seri. (Nabi Muhammad.Shallallahu 'Alaihi wa Sallam)
  • Cintailah dan sayangilah para fakir miskin, maka Allah akan menyayangimu.(Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam)


BERSYUKUR, SABAR DAN BERUSAHA

  • Rasulullah Mengagumi seorang mukmin yang bila ia memperoleh kebaikan, ia memuji Allah dan bersyukur. Bila ia ditimpa musibah, ia memuji Allah dan ia bersabar. ( HR.Ahmad)
  • Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan, dia bersabar. (HR.Ahmad)
  • Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah berdoa. (HR.Ath-Thabrani)
  • Iman terbagi dua separuh dalam sabar dan separuh dalam syukur.(HR.Al-Baikaqi)
  • Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan pada seorang hamba yang lebih luas baginya dari pada sabar. (HR.Al-Hakim)
  • “Ya Nabi, berilah aku wasiat” Rasullalah bersabda,”Jangan marah!” ditanya berulang kali dan tetap dijawab, “Jangan marah!” HR.Bukhari)
  • Sesungguhnya yang berkecukupan adalah orang yang hatinya selalu merasa cukup, dan orang fakir adalah orang yang hatinya selalu rakus. (HR. Ibnu Hibban)
  • Allah sangat menyukai orang-orang mukmin yang mempuyai pekerjaan.(Al-Hadist)
  • Sebaik-baik pekerjaan ialah usaha seseorang dengn tangannya sendiri.(Al-Hadist)
  • Memperoleh sesuatu dengan tangan sendiri adalah lebih baik dan lebih disukai dari pada meminta-minta.(Al-Hadist)
  • Hendaklah selalu berbuat baik dan jauhkanlah selalu dari perbuatan maksiat.(Al-Hadist)
  • Ya Allah Berkahilah Umatku( Muhmmad) yang pada waktu pagi hari mereka bangun (Bangun fajar).(HR.Ahmad)
  • Sesungguhnya rezeki mencari seorang hamba sebagaimana ajal mencarinya.(HR.Ath-Thabrani)
  • Mencari rezeki yang halal adalah wajib sesudah menunaikan yang fardu.(HR.Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
  • Seungguhnya Allah Subhanhu Wa Ta'ala senang melihat hambaNya bersusah payah/lelah dalam mencari rezeki yang halal.(HR.Ad-Dailami)
  • Berbaik sangka kepada Allah adalah termasuk ibadah yang baik.(HR. Abu Dawud)
  • Kaya itu bukanlah lantaran banyak harta. Tetapi kaya itu adalah kaya hati.(HR.Muslim)
  • Turunkanlah rezekimu(dari Allah)dengan mengeluarkan sedekah.(HR.Baihaqi)
  • Tangan yang diatas lebih baik daripada tangan yang dibawah. (Al-Hadist)
  • Allah Subhanhu Wa Ta'ala berfirman( didalam hadist Qudsi).” Hai Anak adam, infaklah (Nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu.” (HR.Muslim)
  • Sesungguhnya sedekah itu dapat menghilangkan murka Allah dan dapat mencegah dari kematian yang buruk. (HR.At-Tirmidzi)
  • Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : “Pintu-pintu sedekah itu adalah bertakbir, bertasbih, bertahmid, beristighfar, memerintahkan kepada kebaikan, dan mencegah dari pada yang munkar, menyingkirkan duri, tulang dan batu dijalan yang dilalui orang, menuntun orang buta, membantu orang tuli untuk mendengar sesuatu perkataan. Semua itu dalah pinu sedekah bagimu terhadap dirimu. “(HR. Ahmad)
  • Barang siapa menanam suatu tanaman, kemudan ada burung atau siapapun mencari rezeki, dan makan dari tanaman itu, maka bagi penanam tersebut adalah sebagai sedekah. (HR.Imam Ahmad dr Ibnu Khuzaimah)
  • Orang dermawan dekat kepada Allah, dekat kepada rahmatNya, serta selamat dari siksaNya, sedangkan orang yang kikir, jauh dari Allah, jauh dr rahmatNya, dan dekat sekali kepada siksanya.(Rasullulah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam)
  • Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam memerintahkan agar dzakat itrah diberikan sebelum manusia berangkat shalat ied.(HR.MUSLIM)
  • Niat Seorang mukmin lebh baik dari amalnya.(HR.Al-Baihaqi dan Ar-Rabii’)
  • Tiada seorang muslim tertusuk duri atau lebih dari itu, kecuali Allah mencatat baginya kebaikan dan menghapus darinya dosa(HR.Bukhari)
  • Yang menyebabkan agama cacat adalah hawa nafsu(HR.Asy-Syihaab)
  • Permudahlah, jangan mempersulit, dan jadikan suasana yang tenteram. Jangan menakut nakuti.(HR.Muslim)
  • “Amal apakah yang disukai Allah?” Rasulullah berkata, “yang dikerjakan secara tetap (Istiqomah) walaupun sedikit.”(HR.Bukhari)
  • Barang siapa dikehendaki Allah kebaikan baginya, maka dia diuji (dicoba dengan satu musibah), Barang siapa yang memelihara kesopanan dirinya, Allah akan memeliara kesopanannya. Siapa yang merasa cukup, maka Allah akan mencukupinya, dan siapa yang melatih kesabaran, maka  Allah akn menyabarkannya. Dan tiada seorangpun mendapat karuni pemberian) Allah yang lebih baik dari kesabaran. (HR.Bukhari)
  • Tiada sesuatupun yang lebih berat dalam timbangan (pada hari kiamat) dari ahlak yang baik.(HR.Dawud)
  • Sesungguhnya orang yang termasuk orang yang baik-baik ialah orang yang paling baik ahlak dan adab sopannya. (Al-Hadist)
  • Barang siapa  diantara kalian yg melihat kemunkaran hendaknya ia mengubah dengan tangannya. Jika tidak bisa melakukan dengan tangannya, hendaklah ia mengubah  dengan lisannya.Jika tidak bisa melakukan dengan lisannya, hendaklah ia melakukan dengan hatinya. Itulah iman yang paling lemah.”(HR.Bukhrari)
  • Dari Aisyah ra. Bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, “ memegang janji dengan baik adalah bagian dari iman,”(HR.Bukhari)
  • Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda,” Orang yang pandai membaca alquran akan bersama para rasul yang mulia dan dan para waliullah, adpun orang yang membaca alqur’an dengan tersendat-sendat karena sulit baginya membaca alqur’an,maka ia mendapat dua pahala.”(Aisyah ra)
  • Wahai Abu Hurairah, potonglah kuku-kukumu, sesungguhnya setan mengikat ( melalui) kuku yang panjang.(HR.Ahmad)
  • Hiduplah  didunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau pengembara.(HR.Bukhari)
  • Hidup didunia hanya sebagai tempat tinggal sementara untuk melanjutkan perjalanan nan jauh menuju keabadian.(Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam)
  • Perbanyaklah kamu mengingat mati, karena hal itu bisa membersihkan dosa dan menyebabkan zuhud atau tidak cinta kepada dunia. Hari ini (didunia) adlah hari beramal dan bukanlah hari perhitungan (hisab), sedangkan besok (diakherat) adalah hari perhitungan (hisab) dan bukanlah hari beramal.(HR.Bukhari)


MEMELIHARA AKAL DENGAN ILMU

  • Ya..Allah, tambahkanlah ilmu bagiku dan jangan Engkau memalingkan hatik.(HR.Abu Dawud)
  • Tak ada melarat yang lebih parah dari kebodohan dan tak ada harta yang lebih bermanfaat dari kesempurnaan akal.(HR.Ibnu Majah)
  • Ya...Allah aku berlindung kepadaMu dari kelemahan, rasa malas, sifat pengeut, menyia-nyiakan usia, dan sifat kikir.(HR.Musim)
  • Kaya bukanlah diukur dengan banyaknya kemewahan dunia. Namun kaya (Ghina’) adalah hati yang selalu merasa cukup,”(HR.Bukhari dan Muslim)
  • Barang siapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti memudahkan baginya jalan menuju surga.(HR.Muslim)


PENGENDALIAN DIRI PANGKAL KEBAHAGIAAN

  • Bahagia sekali orang-orang yang menahan lidahnya, dari pada berkata-kata secara berlebih-lebihan.(Al-Hadist) 
  • Berbahagialah orang-orang yang dapat mengendalikan dirinya sendiri sebelum menyalahkan orang lain.(Al-Hadist) 


MEMULIAKAN WAKTU

  • Satu hari bagi orang berilmu lebih baik daripada setahun bagi orang dungu.(Al-Hadist)
  • Hai...Anak Adam luangkanlah waktu untuk beribadah kepadaKu, niscaya Aku penuhi dadamu dengan kekayaan.(HR.Tirmidzi) 
  • Apabila engkau berada pada sore hari, janganlah menunggu waktu pagi. Apabila engkau berada diwaktu pagi, janganlah menunggu waktu sore. Ambillah masa sehatmu sebelum sakitmu dan hidupmu sebelum datang kematianmu.(HR.Bukhari) 
  • Ambillah 5 perkara sebelum 5 perkara :

1. Waktu mudamu sebelum waktu tuamu
2. Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu
3. Masa kayamu sebelum datang msa kefakiranmu
4. Masa luangmu sebelum masa sibukmu
5. Hidupmu sebelum datang kematianmu.(HR.Al-Hakim)

MENDIDIK ANAK SHOLEH

  • Setiap anak yang lahir terpelihara dengan aqiqahnya yang disembelih untuknya pada hari ke-7 (dari kelahirannya, dicukur, dan diberi nama.(HR.Abu Dawud) 
  • Peliharalah anak-anakmu dan perbaikilah budi pekertinya, sesungguhnya anak-anak itu adalah hadiah Allah kepadamu.(Al-Hadist)
  • Apabila seorang anak Adam telah mati, terputuslah amalannya, kecuali tiga perkara; sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang selalu mendoakannya.(Al-Hadist)